Pantun Adalah Salah Satu jenis Puisi Lama Yang Asli Berasal Dari Indonesien, Yang Terdiri Atas Empat Larikbaris, Yang Selalu Memiliki Rima Akhir. Pada pokoknya ada dua macam puisi di Indonesien: puisi lama dan puisi baru Puisi lama adalah puisi yang masih terikat pada aturan persajakan Tidak diketahui secara tepat tahun munculnya puisi lama, tapi pastinya, sebelum Belanda menjajah Indonesien. Puisi Baru Adalah Puisi Yang Tidak Terikat Pada Aturan Persajakan. Puisi baru mulai muncul pada tahun 1918, yakni sejak munculnya kesusasteraan angkatan Balai Pustaka. Puisi lama terbagi menjadi delapan macam: mantra, pantun, karmina, syair, gurindam, talibun, seloka, bide. Nah, di antara delapan macam puisi lama tersebut, pantun termasuk jenis yang paling tua. Contoh pantun: Tupai berjemur mencari hangat Lalu pergi mencuri kelapa Terus belajar teruslah semangat Kejarlah prestasi kejar cita-cita Dengan melihat contoh di atas kita dapat mengetahui bahwa penulisan pantun terikat pada aturan-aturan yang mempersyaratkan sebuah tulisan dapat krankheit pantun karena memang pantun memiliki ciri - Ciri khusus yang membedakannya dari jenis tulisan yang lain. Ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut Dalam Satu Köder Ada Empat Barislarik. Tiap baris terdiri dari 4-5 kata atau 8-12 suku kata. Jadi, tiap-tiap larik minimal harus memiliki 8 suku kata dan maksimalnya 12 suku kata. Baris pertama dan kedua berupa sampiran Sampiran adalah pembicaraan yang kurang penting, basa-basi, atau lucu, terkadang tidak masuk akal. Baris ketiga dan keempat berupa isi Isi adalah pembicaraan yang penting, bukan basa-basi, dan biasanya berupa saran, nasihat, kritik, rayuan, percintaan, agama, dan lain-lain. Memiliki rima akhir (sajak) yang berpola a-b-a-b. Jadi, pada akhir tiap-tiap baris, huruf baris 1 sama dengan baris 3, sedangkan baris 2 sama dengan baris 4. Boleh Satu Huruf Terakhir Saja Yang Sama, Tapi Lebih Bagus Bila Dua Huruf Terakhir. Akan lebih baik lagi kalau memiliki rima tengah (tapi ini boleh diabaikan). Pantun juga bisa dibuat berbalas-balasan Dalam soal ujian nasional SMP, adakalanya siswa diberi sebuah pantun, kemudian siswa diminta menentukan pantun balasan yang paling tepat. Menghadapi Soal seperti itu, perhatikan saja bagian isi pantun (baris ketiga dan keempat), jangan terkecoh dengan sampirannya (baris pertama dan kedua), lalu tentukan pantun balasan yang isinya paling sesuai dan betul-betul menunjukkan jawaban. Pantun123 Pantun pendidikan adalah pantun yang berisi Pesan-pesan moral dan motivasi agar seseorang tetap peduli terhadap pentingnya pendidikan bagi kehidupan ini. Contoh pesan yang ada dalam pantun pendidikan ini misalnya untuk menjadi pintar kita harus belajar dan sekolah yang rajin sejak dini. Biasanya siswa akan cenderung lebih mudah bosan jika dikasih ceramah di kelas, apalagi yang isi ceramahnya kurang menarik Nah mungkin menasehati dengan menggunakan pantun pendidikan ini akan lebih mudah diterima dan tentunya menyenangkan. Pantun Pendidikan Dan Motivasi Belajar Buah duku dari Palembang Pulau Bali mashur mangganya Baca buku janganlah jarang Sebab buku jendela dunia Pohon jati kuat kayunya Pohon nyiur tinggi batangnya Murid sejati banyak ilmunya Bekal mengabdi nusa bangsa Jika kita pegang kuas Melukislah pada kertas Jika anak bangsa cerdas Bangsa Wortspiel Berkualitas Jika hendak kamu melamar Jangan banyak tulis dihapus Jika siswa rajin belajar Sudah tentu pasti lulus Masak angsa dikuali Bukan saja di perigi Hendaklah kamu mengabdi Di Pangkuan ibu pertiwi Pergilah ke tepi kali Jangan lupa bawa guci Bangkitlah anak pertiwi Bangunlah negerimu ini Jika pergi ke padang datar Jangan lupa pulang berlabuh Jika kita kepingin pintar Belajarlah sungguh-sungguh Tanam padi di tengah sawah Sawah subur selalu basah Pagi hari pergi sekolah Wunde hari ke madrasah Hendaklah melempar jangkar Kalau ada perahu singgah Kalau anak bangsa pintar Negeri ini akan bangga Jika ingin mendulang cadas Jangan lupa Palu baja Jika murid tumbuh cerdas Guru pun ikut bahagia Jika kamu pergi ke dusun Jangan lupa bawa beras Belajarlah dengan tekun Agar kita naik kelas Jika kita makan petai jangan lupa makan kerupuk Jika kita ingin pandai Ranjin-rajin baca buku Kehutan mencari rusa Hendaklah membawa tali Wahai Anak-anak bangsa Cepat bangun lekas mandi Andai ini hari rugi Tentu mujur esok lusa Jangan lupa gosok gigi Sebab kamu anak bangsa Kain tenun dari Sumbawa Kain batik dari Pekalongan Jika ingin jadi mahasiswa Sekolah Dasar jangan diabaikan Itulah contoh pantun pendidikan Yang Mungkin cocok untuk memotivasi siswa Agar dalam belajar akan lebih rajin dan giat
Comments
Post a Comment